Wednesday 10th of March 2010

Headline News
Kapal Malaysia Selundupkan Timah Ketapang Print
User Rating: / 2
PoorBest 
Monday, 15 February 2010 22:10
Pontianak, BERKAT.
Untuk kali pertamanya di tahun 2010, jajaran Direktorat Polisi air (Ditpolair) Polda Kalimantan Barat, mengamankan sebanyak 200 karung atau 10 ton pasir timah ilegal asal Kabupaten Ketapang dari kapal motor (KM) nelayan berbendera Malaysia yang belakangan KM dan nelayan tersebut berasal Provinsi Kepulauan Riau.
Kepada wartawan, Kapolda Kalbar Brigjen Pol Erwin TPL Tobing mengatakan pada Sabtu (13/2), jajarannya mengamankan satu unit KM Kishonita yang tertangkap tangan sedang membawa pasir timah ilegal pada saat akan keluar di Selat Karimata tujuan Malaysia.
Pada saat akan ditangkap para nelayan itu mengelabui petugas Polair Polda Kalbar dengan berpura-pura sedang mengangkat pukat mereka yang dilepas dilautan.
"Tampak dari jauh mereka sedang melakukan pencarian ikan, tetapi ketika diperiksa hasil tangkapan tidak ada," katanya.
Pada saat bagian lambung KM itu dibuka ternyata mereka memuat pasir timah yang siap diselundupkan ke Malaysia.
"Modus KM nelayan membawa pasir timah sudah sering dilakukan. Tapi kali ini nelayan Indonesia menggunakan bendera Malaysia dengan maksud agar petugas tidak berani menangkap mereka," katanya. 
Read more...
 
Pilkada Jangan Gunakan Fasilitas Negara Print
Monday, 15 February 2010 22:09
Pontianak, BERKAT.
Anggota DPRD Kalbar, Andi Aswad, SH, mengharapkan pejabat yang maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 6 kabupaten di Kalbar untuk melepaskan fasilitas negara dalam aktivitas pencalonannya.
"Pejabat pemerintahan daerah agar tidak membawa-bawa jabatannya. Tidak membangun distorsi. Jangan sampai pengaruh jabatan fasilitas negara bisa ikut terbawa-bawa," tegas Andi kemarin di ruang kerjanya.
Selain itu, pejabat yang siap bersaing menjadi bupati di sejumlah kabupaten seperti Sintang, Sekadau, Melawi, Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, wajib meletakkan jabatan saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Ada protap (prosedur tetap) bagi pejabat pemerintah harus melepas jabatan. Schedule pendaftaran tinggal tunggu hari jika sudah resmi mencalonkan. Tetapi tidak ada jaminan bisa kembali ke posisi yang sama," jelasnya.
Read more...
 
Gubernur : Kalbar Tak Punya Listrik Print
Monday, 15 February 2010 22:09
Pontianak, BERKAT.
Meskipun kaya akan bahan tambang seperti uranium dan batu bara yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi, namun Kalbar masih saja menjadi daerah yang tidak memiliki listrik, terutama di daerah pedalaman dan terpencil.
"Kita punya uranium, batu bara, tapi tidak punya listrik," katanya di Pontianak, Senin (15/2).
Dikatakannya, seharusnya Pemerintah Pusat dapat memilih mana potensi sumber energi yang paling murah untuk dibangun pembangkit listrik dan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Kalbar yang juga bagian dari negara Indonesia.
"Tenaga nuklir bagus untuk dikembangkan. Namun butuh kerjasama dengan luar negeri," kata Gubernur Cornelis.
Menurutnya, larangan dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) lebih kepada penggunaan nuklir untuk perang. Sedangkan untuk pembangunan pembangkit listrik, ia kira tidak masalah.
Read more...
 
Firman Dilantik Jadi Bupati Melawi Print
Monday, 08 February 2010 22:27
Melawi, BERKAT.
Pelantikan H. Firman Muntaco, SH, MH sebagai Bupati Melawi menggantikan almarhum Drs. Ambrosius Suman Kurik, MM, Bupati Melawi yang meninggal pada 12-01-2010. Pelantikan itu disambut antusiasme tinggi oleh masyarakat, yang terlihat ramai memadati ruas jalan di depan Gedung DPRD Kabupaten Melawi pada hari Senin (08/02) kemarin.
Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Bupati Melawi H. Firman Muntaco, SH, MH, dilakukan melalui rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Melawi, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Melawi Abang Tajudin. 
Read more...
 
Kodam Bukan Memperkuat Politik Militer Print
Monday, 08 February 2010 22:26
Pontianak, BERKAT.
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (Depimnas) Bidang Analisis Kebijakan Publik Indonesia Bisa, M.D. Laode menilai terbentuknya kembali Komando Daerah Militer (Kodam) di Kalbar sangat positif untuk meningkatkan sistem Hankamrata (Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta).
"Hubungan antara militer dan rakyat harus ditingkatkan terus. Militer dan rakyat harus menyatu dalam menjaga kedaulatan negara. Masyarakat harus mendukung sepenuhnya pembentukan Kodam ini," tegasnya kepada BERKAT kemarin.
Apalagi menurut Laode letak geografis Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia rentan akan ancaman baik bersifat struktural yakni ancaman militer maupun non formal seperti tindak kejahatan ilegal trafficking, illegal logging dan sebagainya. Karena itu invasi militer dari pihak asing harus "di-nol-kan."
Read more...
 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 1 of 32

Highlight

powered by camp26

cuaca

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday201
mod_vvisit_counterYesterday491
mod_vvisit_counterThis week1323
mod_vvisit_counterLast week2253
mod_vvisit_counterThis month3564
mod_vvisit_counterLast month139
mod_vvisit_counterAll days3703

We have: 15 guests online
Your IP: 38.107.191.101
 , 
Today: Mar 10, 2010

Powered by Joomla!. Designed by: Lonex finest services ntchosting Valid XHTML and CSS.